Jumat, 02 April 2021

 

IBADAH DOA PENYEMBAHAN

 Selasa, 09 Februari 2021

Pdt. Mikha Sanda Toding

MATIUS 24: 23-28 ...... ... 24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia . Menjelang kedatangan Tuhan kita menghadapi kegerakan Roh Kudus Hujan Akhir. Kegerakan pembangunanTubuh Kristus ada dua bentuk:

1.      Kegerakan Roh Kudus Hujan Awal yang sama dengan kegerakan Firman penginjilan, saat kita mendengar Firman Allah percaya bertobat dan dibaptiskan udara dan Roh Kudus; Tetapi kamu akan MENERIMA Kuasa, kalau Roh Kudus turun-Ke differences kamu, Dan kamu akan Menjadi Saksi-Ku di Yerusalem dan DI Seluruh Yudea Dan Samaria Dan Sampai ke Ujung bumi ."

1. (Kisah Rasul 1: 8). Kegerakan penginjilan yang arahnya dari Barat Ke Timur.

2.        Kegerakan Roh Kudus Hujan akhir: ” Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,  yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. (2 Korintus 4: 3-4) Kegerakan Roh Kudus Hujan Akhir yang sama dengan Kegerakan cahaya Injil kemuliaan Kristus = Kegerakan Firman Pengajaran yang benar-benar tajam dan lebih tajam dari pedang bermata dua.

Manfaat atau kegunaan dari Roh Kudus Hujan Akhir:

2 Timotius 3:16 ; Segala Tulisan Yang diilhamkan Allah Memang bermanfaat untuk review Mengajar, untuk review menyatakan Kesalahan, untuk review Memperbaiki kelakuan Dan untuk review mendidik orangutan hearts Kebenaran...... segala tulisan yang diilhamkan tersebut adalah untuk “ Mengajar dan mendidik kita dalam kebenaran . Mengajar sama dengan disucikan (pribadi nikah kita), mendidik sama dengan memperbarui kita, sehingga kita hidup dalam kebenaran sampai sempurna menjadi satu kesatuan tubuh yang sempurna = Mempelai perempuan Tuhan yang menyambut kedatangan Tuhan sebagai mempelai LAKI-LAKI Surga. Kilat memancar dari Timur Ke barat sampai terjadi penyatuan tubuh Kristus yang sempurna sampai terjadi penyatuan Timur dan barat. Timur menunjuk bangsa kafir dan barat menunjuk bangsa Israel. Jadi bangsa kafir dan Israel menjadi satu-satunya tubuh. Penyatuan timur dan barat yang dimulai dari Nikah, dalam penggembalaan dan antar penggembalaan.

Epesus 5:31 ; Sebab ITU laki-laki akan Meninggalkan ayahnya Dan ibunya Dan bersatu DENGAN isterinya, sehingga keduanya ITU Menjadi Satu daging .” ...... penyatuan timur Dan barat kitd akan Mulai dari: 1) penyatuan hearts nikah; 2) penyatuan dalam penggembalaan; 3) penyatuan antar penggembalaan; 4) penyatuan internasional kafir dan Israel. Yang menyatukan ini  hanya pribadi Tuhan lewat KorbanNya dan Firman PemgajaranNYa yang benar.

Praktek penyatuan dalam korbanNya:

Epesus 2: 13-15 ; Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang terlebih dahulu" jauh ", sudah menjadi" dekat "oleh darah Kristus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, karena dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan menjadi satu-satunya manusia baru di dalam diri- Nya, dan dengan itu adakan damai sejahtera , ”..... Penyatuan mulai dalam nikah hanya bisa disatukan oleh:

 1). KorbanNya atau Darah Kristus yang bisa menyatukan ki ta. Praktiknya saling mengaku, saling mengampuni. Jadi di dalam nikah harus saling mengaku dan mengampuni karena di dalam nikah itu banyak masalah yang bisa kita miliki dan dosa yang salah dan yang kita miliki dengan Tuhan dan sesama. Tetapi oleh kemurahan Tuhan yang mati di kayu saliblah yang dapat menyatukan kita, yang dimulai dari penyatuan nikah. Makanya di dalam nikah hanya bisa di bawah kaki Tuhan saling mengaku saling mengampuni sehingga darah Yesus mengampuni kita. Kita yang diampunkan oleh Tuhan membuat Tuhan mendengar doa kita. Mengapa doa itu tidak didengar oleh Tuhan? Karena ada dosa yang membuat doa kita tidak didengar.

Yesaya 59:1 :Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-nya tidak kurang tajam untuk mendengar ; ..... tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu adalah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak Terdengar, yaitu segala dosamu ..... bukan Tuhan tuli, tetapi yang merupakan pemisah antara sesama kita dengan Tuhan adalah karena dosa kejahatan. Doa tidak didengar karena ada dosa. Pengakuan dosa karena berkat Firman Tuhan, kita jujur ​​mengaku kita dibenarkan dan jika kita berseru ya Abba ya Bapa maka doa kita didengar. Sebelum kita berdoa mohon kepada Tuhan akan sesama pengampunan kepada Tuhan dan sesama sesama. Jika saling menyalahkan dan menuduh dalam nikah pasti ada pemisahan.

2) Firman Pengajaran yang benar yang bisa menyatukan kita (Ibrani 4:12 ): “ Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup mempertimbangkan pertimbangan dan pikiran hati kita “. Firman Allah yang tajam ini yang lebih tajam dari pedang bermata dua ini yang dapat menyatukan kita sampai sendi-sendi (antar anggota tubuh) bisa menyatu. Di dalam anggota tubuh ada tangan, kaki yang melayani dengan sendi dan jika ada sendi yang kurang lancar yang membuat hubungan antar sendi itu tidak harmonis, maka perlu hubungan itu diatur oleh Darah Tuhan dan Firman Allah yang menyucikan dan memperbarui kita menjadi satu.

Apa yang membuat hubungan atara sesama menjadi tidak harmonis? Antara lain:

1). Efesus 4:25 : “ Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota ” ...... yang membuat kita tidak bisa menyatu karena ada saling mendustai sesama anggota tubuh. Antara pasangan istri, anak dan orang tua saudara, mendustai dalam nikah yang membuat kembali tidak bisa menyatu dengan baik dalam perkataan kita atau juga saling mendustai dalam pekerjaan. Atau juga saling menggosip, saling memfitnah .... tubuh yag tidak boleh ada yang harus disucikan dan dibaharui, tetapi kita saling berkata benar satu dengan yang lain sehingga sifatnya membangun, “ Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana yang perlu, pengelolaan mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia”( Efesus 4:29 ). Melakukan dengan baik dan benar adalah membangun. Hubungan sendi-sendi bisa sesama penghubung yang satu dengan yang lain adalah sendi yang tidak harmonis. Kita bisa menyatu sampai menyambut Tuhan sebagai Mempelai Laki-laki Surga.

2). 1 Korintus 3: 3-4 : “ Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani? ”........ karena kita masih saling iri, saling berselisih, bertengkar, saling sakit hati dan juga ada pengelompokan = keberpihakan kepada yang salah sehingga tidak cocok ..... ini sifat-sifat daging sifat duniawi. Dalam satu tubuh kita harus saling menghormati, saling menghormati dan saling menghormati  bekerja sama karena di dalam satu tubuh ada bermacam-macam anggota tubuh. Misal tangan bekerja sama dengan mulut dan seterusnya, misal  jika mulut mau minum. Kita bekerja sama dalam hal yang benar. Sebab ada insesi yang tidak benar seperti Ananias dan Safira (in in Bersekongkol to melawan Firman) sehingga mati yang sekarang bisa mati rohani. Suami istri harus in in hal yang benar dan baik.

 Syarat untuk bekerja dengan baik dan benar adalah:

Yesaya 11: 6-9 ; Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan membantu ke sarang ular beludak.Tidak Ada yang akan jahat atau yang tepat bagi busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi isi...... ”. Kita bisa makan sama dari sumber makanan yang sama, baru bisa masuk. Makanannya adalah rumput, semua binatang tersebut semua bisa makan rumput bersama-sama dengan kambing dan domba. Sama-sama makan Firman Penggembalaan yang benar. Makanan rumput sama dengan Firman Penggembalaan yang bisa menyucikan kita dari sifat binatang yang saling memangsa dan menggigit.

Bagaimana cara makan? A. Dengar Firman / makan dengan sungguh-sungguh sampai B. mengerti, yakin percaya dan C. Praktik Firman Tuhan.   Saling menghargai dan saling menghormati hanya bisa jika makanannya sama dengan udara susu yang murni. Firman itu harus diulang-ulang sama dengan memamah biak Firman Penggembalaan. Mulai sekarang kita harus menyatu karena jika tidak maka selamanya akan terpisah. Oleh sebab itu kegerakan itu mulai dari kegerakan Firman Pengajaran, yang akan menyatukan kita. Jika satu tubuh maka akan jadi satu Kepala.

Epesus 5:32-33 : “ Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan adalah hubungan Kristus dan jemaat.Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing-masing-masing pihak: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri yang menghormati suaminya .” .... Hubungan Kasih diatur dengan leher, yang menunjuk juga kepada penyembahan. Kita penemuan Tuhan lebih dari segala perkara dan Dia sudah berkorban sampai berkorban   nyawa. Mengasihi, sampai bisa menginjak musuh, tidak ada kejahatan yang kejahatan kejahatan yang dibalas dengan, bisa mendoakan orang yang memusuhi kita.  inilah Kasih yang sempurna.

Markus 12:30 : “ Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu .” ....... Mengutama kan Tuhan lebih dari segala perkara sama dengan mengutamakan pelayanan pelayanan. Seperti Yesus berkorban, maka kita juga berkorban sama seperti nikah yang bisa saling berkorban. Jika tidak rela berkorban bagi sesama maka tidak akan bisa menyatu. Hubungan kasih juga dalam penyembahan. Jika kita dalam satu kasih kita bisa satu dalam penyembahan dengan satu suara Halleluya .

Roma 15: 5-6 : ” Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus .” .. ..... satu hati (suami istri) pasti satu suara. Suara penyembahan suara Halleluya

Wahyu 19: 1, 3-4 , 6: “19: 1 Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya:" Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita ”.. .... ” 19: 3 Dan untuk kedua kalinya mereka berkata:" Haleluya! Ya, secepatnya naik sampai selama-bayi. "19: 4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata:" Amin, Haleluya. "19: 6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya:" Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja ” ..... Empat kali kata Halleluya menunjuk 4 Penjuru bumi kita berjauhan seperti timur dan barat sehingga jika satu kesatuan akan satu penyembahan kita bisa menyatu. Walaupun satu tempat tidur jika tidak satu pun dalam Firman tidak akan bisa satu suara dan menyatu. Oleh sebab itu jika ada masalah berserulah halleluya, hargai korban Tuhan,   Firman Tuhan dan hanya berseru Halleluya dan sampai bisa mendoakan orang yang berhubungan kita. Saat diberkati  atau belum kita tetap bisa menyembah, maka Tuhan akan menurunkan hujan>

Zakaria 14:17 : ” Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk menyembah menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan” ....... Yerusalem Kota Damai, jika kita berdamai Dia menurunkan hujan.

Yesaya 44: 3:Sebab Aku akan mencurahkan udara ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu ”........... Roh Kudus dicurahkan bagaikan udara, kalau Roh Kudus berkat rohani dicurahkan bagaikan udara  tidak menutup kemungkinan   berkat anak cucu berkat jasmani dicurahkan seperti air. Berkat jasmani yang diberikan hanyalah sebagai sarana untuk menjadi saluran berkat. Tetapi yang penting berkat Roh Kudus. Gunanya Roh Kudus bagaikan udara:

1} untuk mengatasi kekeringan (krisis), karena antikris yang membawa kekeringan maka dengan Roh Kudus kita bisa mengalami kelimpahan dan kita tidak alami kekeringan sampai kita melimpah dengan ucapan syukur. Kalau kita ikut dalam kegerakan hujan akhir kita akan kelimpahan dan kita tidak masuk kekeringan (krisis). Kita memang kecil tidak berdaya menghadapi dunia, tetapi Puji Tuhan jika kita ikut dalam kegerakan kita akan kelimpahan alami sehingga kita tidak ikut dalam kekeringan.

2 ) Yesaya 44: 4 : “ Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai .” ..... Kita akan tumbuh / tegak walaupun kita seperti pohon-pohon Gandarusa, tetapi kita tidak terbawa kepada arus kenajisan, kepahitan. Dunia seperti Babel dengan arusnya yang kuat dengan kejahatan, tetapi kita tetap tegar tidak terbawa arus kejahatan, kenajisan dan kepahitan karena ada Roh Kudus yang membuat kita menjadi tegak.

3) Yesaya 44: 5 : “ Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan mengukur pada: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel ." .... Yakub diganti namanya dengan nama baru setelah dia bergumul. Kalau kita bergumul sungguh-sungguh, maka Roh Kudus membaharui kita mendapat nama baru sampai masuk kota Yerusalem baru. Lewat berdoa penyembahan kita bergumul untuk mendapatkan nama baru.Lewat pergumulan kita menghadapi daging, dunia, maka Roh Kudus menguatkan kita, mengubahkan kita dari manusia jasmani menjadi manusia rohani masuk kota Yerusalem Baru bersanding dengan Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Laki-laki surgawi.

Apa yang mencoba memisahkan kita? Roma 8:35 : “ Siapakah yang akan menjadi kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? ”..... Penindasan penderitaan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan atau bahaya atau pedang, inilah yang mau memisahkan kita dengan Tuhan dan sesama.Tetapi semua itu tidak bisa memishkan kita dari Kasih Allah. Karena Kasih itu terlalu kuat yang tidak bisa menisihkan kita dari Tuhan dan sesama yang benar.

Amin Tuhan memberkati

 Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, 05 Pebruari 2021

Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 24: 23-28: ...... ” Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia .   Menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kali sebagai Raja di atas segala Raja, Mempelai Laki-laki Surga, sebagai  Hakim yang adil di atas bumi ini, maka kita akan segera masuk ke dalam kegerakan Roh Kudus Hujan Akhir sama dengan Kegerakan sama dengan Kegerakan Pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna yang terbagi dua, yakni:

1.       Kegerakan Roh Kudus Hujan AwalKisah Rasul 1: 8:”Tetapi kamu akan MENERIMA Kuasa, kalau Roh Kudus turun-Ke differences kamu, Dan kamu akan Menjadi Saksi-Ku di Yerusalem dan DI Seluruh .... memberitakan Kedatangan Yesus YangPertama  

2.     Kegerakan Roh Kudus Hujan akhir = kegerakan Firman Pengajaran yang benar yang merupakan cahaya

Injil Kemuliaan Kristus; 2 Korintus 4: 3- 4: ” Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah..... kilat = cahaya yaitu cahaya Injil kemuliaan Kristus yang disebut juga Firman Pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua = kabar Mempelai yang arahnya dari Timur ke barat yang isinya adalah memberitakan kedatangan Tuhan yang kedua kali sebagai Raja di atas segala Raja sampai kita duduk bersanding bersama Tuhan sebagai Mempelai Laki-laki Surga. Kegerakan ini cepat seperti kilat dan tidak bisa dihalangi / ditunda atau diperlambat dan di stop tetapi ini akan terus maju.

Kegerakan ini murni dari Tuhan yang tidak bisa distop seperti layaknya kilat yang tidak bisa dihalangi seperti bunyi Guruh Guntur maupun desau air bah karena ini bukan gerakan dari manusia / organisasi. Apa yang menyebabkan kita lambat ikut kegerakan Ini?

Ibrani 5: 12-114: ” Sebab meskipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. ..... Mengapa kita lambat dalam mengikui kegerakan ini adalah: 1) karena kita lebih suka susu (Firman pemginjilan) makanan keras (Firman yang keras). Hanya ingin Firman penginjilan bukan firman aman. 2) Hagai 1: 2,9; "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Bangsa ini berkata: Sekarang belum tiba waktunya untuk membangun kembali rumah TUHAN! Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa? demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, dan kamu masing-masing sibuk tinggal sendiri ......... merasakan belum waktu yang ditentukan dan melayani hanya dengan tinggal sendiri (urusan perkara jasmani). Sibuk dengan perkara jasmani sehingga rohani terbengkalai. 3) Yakubus 1:19; ”Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang yang inginlah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk kata-kata, dan juga lambat untuk marah mengapa lambat? Karena kita hanya jadi pendengar Firman tetapi tidak mau jadi pelaku Firman. Hanya jadi pendengar Firman tidak mau jadi pelaku, maka kita menipu diri sendiri. “Tetapi haruslah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri . ” ( Yakobus 1:22 : “ Tetapi haruslah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab tidak jika demikian kamu menipu diri sendiri . Yakub 1:23 :”Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukan, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin Sebab jika seorang hanya mendengar ). Kalau lambat akan tertinggal sebab itu kita harus cepat dalam ibadah. Wahyu 22:20 : ” Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman:" Ya, Aku datang segera! " Amin, datanglah, Tuhan Yesus .... Tuhan datang segera dan tidak datangNya.

Kejadian 19:15 : ” Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu kedekatan Lot, bersegera, katanya:" Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini ..... dosa sudah memuncak di zaman Nuh, Lot juga zaman sekarang. Kita harus bersegera. “Ketika ia berlambat-lambat, maka jaminan, tangan tangan dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, karena Tuhan sedang mengasihani dia; Lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: ”Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di mana pun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, saudara engkau jangan mati lenyap. ” ( Kejadian 19: 16-17 ).

Ada 3 syarat berikut ini tidak dijatuhi hukuman seperti Sodom dan Gomora:

  1. Lari ke pegunungan jangan berhenti dimanapun juga di lembah Yordan           
  2.  Cepat lari ke gunung jangan menoleh ke belakang seperti istri Lot.             
  3. Lari ke gunung sampai di puncak gunung sebab kota yang di atas puncak gunung itu adalah kota Yerusalem baru.           

Ad. 1. Lari ke Pegunungan jangan berhenti . Apa yang membuat kita berhenti untuk melanjutkan ibadah pelayanan? Karena a). belum berhenti dosa. Melayani Tuhan tapi masih berbuat dosa; b). Karena tersandung pada Firman yang menyinggung dosanya atau tersandung pada sesama hanya karena melihat kekurangan manusia; c). Karena minta pensiun dalam melayani.

Ad.2.   Lari ke gunung jangan menoleh ke belakang seperti istri Lot. . ” Kejadian 19:26 : “ Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam .Apa penyebab menoleh ke belakang Yeremia 7: 21-24 :” Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: "Tambah sajalah korban bakaranmu kepada korban sembelihanmu dan nikmatilah dagingnya! Sungguh, pada waktu Aku membawa nenek moyangmu keluar dari tanah Mesir Aku tidak mengucapkan atau memerintahkan kepada mereka sesuatu tentang korban bakaran dan korban sembelihan ”hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, awak kamu berbahagia! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memberi perhatian, melainkan mereka mengikuti rancangan-rancangan dan kedegilan yang jahat, dan mereka yang belakangnya dan bukan mukanya ..... karena hati Keras yang membuat kehidupan terlampir dengan dosa kejahatan dan kenajisan. Dosa kejahatan  berhubungan dengan uang dosa keinginan kikir dan serakah. Kedegilan hati ini yang membuat istri Lot menoleh kebelakang. Istri Lot perempuan gereja Tuhan menoleh ke belakang karena kedegilan hati yang jahat, diukjuasai keinginan jahat najis tidak taat tidak setia karena dia keras yang membuat kehidupan yang terbungkus dosa jahat najis dan belakangnya. Kejahatan adalah keinginan uang, sehingga tidak bisa memberi kepada Tuhan dan sesama sehingga menoleh ke belakang. 1 Timotius 6: 9 : “ Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang menghambat dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan”.....“ Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. ”....... Dosa makan minum dan kawin mengawinkan adalah dosa yang mengikat. 1 Korintus 6:16 : ” Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: "Keduanya akan menjadi satu daging ...... perintah hanya" jangan menoleh ", tapi menoleh ini tanda tidak taat. Kelihatan perintahnya sederhana, akibatnya fatal jadi tiang garam. Kita harus taat pada perintah Tuhan. taat sama dengan penyembahan berhala kekerasan hati, 1 Samuel 15: 22-23 : ”Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, dengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, perhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja. Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim.Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja ” ..... taat dengar-dengaran lebih baik dari korban sembelihan. Jadi tidak taat = penyembahan  berhala. Dalam kegerakan ini yang dipengaruhi oleh Tuhan adalah ketaatan. No taat sama dengan dosa bertenung penyembahan berhala yang sama dengan pendurhakaan. Kedudukan Imam-imam dan Raja-Raja yang berhubungan oleh Tuhan adalah taat . Taat bersama kita bahagia . Mari kita taat. C. Tidak setia dan bahkan tidak mau berubah sampai membelakangi Tuhan = meninggalkan akibatnya menjadi tiang garam. Tiang garam sama dengan tawar tidak berguna dan masuk kedalam aniaya antikris. Garam yang tidak berguna hanya akan diinjak-injak. Matius 5:14 “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi ”. Kita maju dan jangan mundur, Wahyu 6: 1-2 : ”Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!" Dan aku melihat: sebenarnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan datang dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan . ”.... awal kegerakan Roh Kudus Hujan akhir..kita diundang“ Mari ”dan“ maju ”bukan mundur .... kita maju. Menang dan kita lebih dari pemenang, kalau mundur membuat kita mati rohani dan tidak berkenan .  Ibrani 10: 37-38 ; ""Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. Tetapi orang-Ku yang benar-benar akan hidup oleh iman, dan harus mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya . ” Waktu sedikit atau atoma yang tidak bisa diurai lagi. Jangan kita sampai jalan di tempat sama seperti ibadah pelayanan tanpa dasar yang benar. Beribadah melayani tanpa Firman Pengajaran sama dengan jalan di tempat. Hari-hari ini kita hanya lihat Tuhan jangan lihat orang dan mundur. Tuhan tidak berkenan kalau kita mundur dan orang mundur menuju setan. Kita harus bergerak cepat.

3.       Lari ke pegunungan hingga ke puncak . Langkah-langkah untuk lari ke gunung: 1) datang dulu ke kaki gunung yaitu kita terlebih dahulu lari di bawah kali  kaki Tuhan untuk meletakkan dasar yang kuat kandang kita lanjut ke puncak guning. 1 Raja-Raja 1: 50-51 : ” Takutlah Adonia kepada Salomo, sebab itu ia segera pergi pergi memegang tanduk-tanduk mezbah. Lalu diberitahukanlah kepada Salomo: "Ternyata Adonia takut kepada raja Salomo, dan ia telah memegang tanduk-tanduk mezbah, serta berkata: Biarlah raja Salomo lebih dahulu bersumpah mengenai aku, bahwa ia takkan membunuh hambanya dengan pedang." . .... Lari memegang tanduk mezbah artinya lari di bawah kaki jangan lambat  datang di bawah kaki Tuhan untuk bertobat = memegang tanduk Mezbah. Bertobat hari berhenti dosa  mohon ampun dengan jujur ​​kepada Tuhan dan sesama kembali kepada Tuhan dan jangan dosa dosa. Kita harus berjiwa ksatria jika memang ada kesalahan kesalahan kita kepada Firman cepat datang di bawah kaki Tuhan minta ampun kepada Tuhan dan sesama. 1 Raja-Raja 1:52 : ” Lalu kata Salomo:" Jika ia layak sebagai kesatria, maka sehelai rambut pun dari sebuah kepalanya tidak akan jatuh ke bumi, tetapi jika ternyata ia jahat, haruslah ia dibunuh ..... Kita harus berjiwa ksatria untuk meminta ampun bertobat mengaku dengan kejujuran, maka darah dari salib dosa kita tidak ditentukan kita. Daripada kita lebih baik daripada kita menghukum dosa karena Firman dan Roh Kudus. Juga Jangan lambat keluar dari kota Sodom Gomora, berhenti pagi dosa sambil melayani sembunyi-dan lambat bertobat. Jangan lambat untuk bertobat keluar dari dosa sodom gomra kawin mengawinkan dan dosa makan minum. Yang disebut juga dengan dosa Babel; Yeremia 50: 8 : ” Larilah dari tengah-tengah Babel, dari negeri orang-orang Kasdim! Keluarlah! Jadilah seperti kambing-kambing jantan yang mengepalai kawanannya... larilah dari tengah-tengah Babel sama dengan lari dosa Babel. Bertobat sekarang bukan besok, mengaku dosa dan ini dasar dari kebenaran. 2) Lari ke pertengahan gunung sama dengan lari masuk ke ruang tengah ruangan suci ruang penggembalaan. Kita masuk dalam penggembalaan, masuk ke dalam ketekunan 3 macam ibadah pokok, a) isi tubuh, jiwa dan roh kita terpelihara. Setan antikris nabi palsu tidak mampu menjamah kita; b) goyangan kita tidak kena tinggal sama dulu yang selamat adalah yang tinggal di Gosyen dari hujan es bercampur api.

Keluaran 9: 13-20,:Sesungguhnya besok kira-kira waktu ini Aku akan menurunkan hujan es yang sangat dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi di Mesir sejak Mesir dijadikan sampai sekarang. Oleh sebab itu, ternakmu dan segala yang kaupunyai di padang, suruhlah dibawa ke tempat yang aman; semua orang dan segala hewan, yang ada di padang dan tidak pulang berkumpul ke rumah, akan ditimpa oleh hujan es itu, sehingga mati. "Maka siapa di antara pegawai Firaun yang takut kepada firman TUHAN, memerintahkan hamba-hambanya serta ternaknyalari ke rumah , ..... ibadah dalam perjalanan tiga hari sama dengan ibadah dalam tanda kematian dan kebangkitan sama dengan ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok. Sengsara daging untuk mengikuti 3 macam ibadah pokok yang kita ikuti sekarang ikuti kita lolos dari kematian yang bergelimpangan di luar kandang. Kita hanya aman di tanah Gosyen: ” Hanya di tanah Gosyen, tempat kediaman orang Israel, tidak ada turun hujan es (Keluaran 9:26 ). Di akhir zaman akan terjadi pendurhakaan. Tempat yang paling aman adalah lari ke ruang tengah ruang kita tidak ada ditimpa hujan es bercampur api. Ingat istri Lot, ingat sodom gomora. Hujan es bercampur api dingin seperti pendurhakaan. Dimana ada dingin rohani maka pendurhakaan meningkat. Matius 24:12 : ”Dan karena semakin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin .... Kasih dingin ada pendurhakaan dalam nikah kasih menjadi dingin. Pendurhakaan yang mulai dari nikah sehingga tidak ada kasih dalam suami istri. Istri tidak tunduk pada suami dan suami kasar tidak ada kasih ini adalah pendurhakaan, kasih menjadi dingin (Istri dingin terhadap suami dan istri dingin terhadap suami sudah terjadi pendurhakaan). Juga anak yang tahu kasih sayang adalah pendurhakaan Kehilangan. Kita disucikan dalam nikah dan penggembalaan. Kita disucikan dari dingin dalam ibadah pelayanan. Ibrani 10: 25-27 : ” Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti yang dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan lebih banyak lagi menjelang hari Tuhan yang mendekat. Sebab jika kita sengaja kebenaran dosa, sesudah pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada korban untuk dosa itu. Tetapi yang ada kematian yang merusak akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka ..... Kasih dingin dan pendurhakaan kepada Tuhan, tanda pendurhakaan dalam ibadah adalah ibadah kebiasaan dan membiasakan diri meninggalkan ibadah, meninggalkan ibadah dan tidak pernah menyesal . Durhaka juga  tidak mengisi dan tidak melayani, sehingga menikmatisampai senang tidak mencintai dan melayani .... kematian rohani. Apa gunanya mendapatkan seluruh dunia tapi nyawa melayang? Inilah durhaka terhadap ibadah dan kita periksa nikah dan ibadah kita.  Sampai akhirnya mendurhaka terhadap; Hosea 8 : 1 “ Sekalipun Kutuliskan banyak-Ku, itu akan menganggap mereka sebagai sesuatu yang asing .” Tiuplah sangkakala! Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN! Oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian-Ku dan telah mendurhaka terhadap-Ku . ( Hosea 8:12 ). Durhaka terhadap tekstur menyamakan semua kayu keras ..... sehingga mencampur adukan pengaturan yang benar dan yang tidak benar. Yesaya 5: 20-21: ”Celakalah mereka yang jahat, kejahatan yang baik dan jahat, yang berubah menjadi terang dan terang menjadi gelap, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit. Celakalah mereka yang memandang dirinya bijaksana, menganggap dirinya pintar ... menganggap diri pintar. .... Pengajaran guru, dan merasa diri pintar, seperti mencampur minuman keras. Yesaya 5:22 : ” Celakalah mereka yang menjadi jago minum dan juara dalam mencampur minuman keras; anggur kesukaan rohani disamakan dengan anggur duniawi yang memabukkan. Tidak sama tetapi akibatnya celaka artinya binasa. Durhaka bila dibiarkan akan binasa. Durhaka juga melangkah meninggalkan ajaran yang benar (melangkah keluar, karena jodoh pekerjaan danlain-lain). ( 2 Yohanes 1: 9 ): “ Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa dan Ana k. ... Jika keluar dari masalah karena kesulitan hidup kita tidak memilki Bapa dan Anak. Jangan tinggalkan masalah karena puting akan keluar dari segala-galanya. Jangan tinggalkan. Kita disucikan gambar kita memiliki api dari Tuhan, api Firman Allah, api Kasih Allah dan api Roh Kudus yang adalah api positif. Api Firman (tekun dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci), api Roh Kudus (tekun dalam ibadah Raya) dan api kasih Allah (tekun dalam ibadah penyembahan) yang membuat kita berapi-api dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.  Kita terima api dari Tuhan; Daniel 7: 9 : “ Sementara aku terus melihat, takhta-takhta gedung, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar; ” Mengapa kita tidak berkobar-kobar dalam api Tuhan ? Karena masih ada api pendurhakaan  didalam nikah dan ibadah pelayanan. Kita disucikan berkobar-kobar dalam menjalankan ibadah pokok menghadirkan takhta Tuhan.

Wahyu 16:21 : “Dan hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu, sebab malapetaka itu sangat dahsyat .” ... tetap dalam api pendurhakaan maka akan ditimpa hujan seberat 100 pons kurang lebih 50 kg .... banyak ditimpa masalah tekanan hidup, karena menolak Firman.  Seringkali kita ditimpa masalah tekanan hidup masih belum sadar, tetap pajak.Kita berkoba-kobar jadi buiji mata Tuhan dan Tuhan.

Ad.3. Lari ke puncak: Kejadian 19: 19-23 : ”Sungguhlah hambamu ini telah dikaruniai belas kasihan di hadapanmu, dan tuanku telah diterima kemurahan besar kepadaku dengan gunung hidupku, tetapi jika aku harus lari ke pegunungan, pastilah aku akan tersusul oleh bencana itu, sehingga matilah aku. Sungguhlah kota yang di sana itu cukup dekat kiranya untuk lari ke sana; kota itu kecil; Izinkanlah kiranya aku lari ke sana. Bukankah kota itu kecil? Jika demikian, nyawaku akan terpelihara. "Sahut malaikat itu bertanya:" Baiklah, dalam hal ini permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan. Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat menjelaskan apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana. "Itulah Makna nama di kota ITU disebut Zoar . Arti Pertama Zoar Adalah matahari Telah terbit menyinari bumi , ketika Lot Tiba di Zoar Dan arti kedua Adalah Salib artinya kitd Alami sengsara daging untuk review mengalami kasih Bagaikan matahari. Kita Alami sengsara daging (Salib) Sampai Untuk pada puncak, menjadi Mempelai wanita Tuhan Zoar adalah tempat transit kita menuju kota Yerusalem Baru Izinkan sesuatu yang terjadi itu salib (diijinkan untuk menderita dalam apapun dalam kehidupan kita) maksudnya bukan untuk kita lari meninggalkan ibadah pelayanan, tetapi kita lari merendahkan diri di bawah kaki Tuhan.   1 Petrus 5: 6 : ” Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, kumpulan kamu ditinggikan-Nya pada waktunya ..... kita harus merendahkan diri. Kita kelemahan kita, mengaku tidak layak tidak bisa apa-apa, tidak berdaya menghadapi segala ujian yang harus kita hadapi dan hanya berseru berserah kepada Tuhan, maka Tuhan turun tangan.

Hasil:

  1.      Tangan Tuhan meninggikan kita, Mazmur 118: 15-16 : ” Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang yang benar:“ Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan, tangan kanan TUHAN meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan ! … .Tangan Tuhan meninggikan mengangkat kita. Tuhan angkat Kita dari kejatuhan dosa, terutama dosa sodom dan gomora, timbangan kita tidak bimbang dan kuat terhadap memecahkan masalah kita tidak bimbang. Tangan Tuhan yang menguatkan kita, tangan Tuhan yang kuat juga memberi kita kemenangan, bahkan lebih dari pemenang.
  2. Tangan Tuhan mampu melindungi dan melindungi kita.2 Mazmur 17: 8 : ” Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu ...... sama seperti biji mata yang lemah kita dipelihara dalam menghadapi krisis, kita dipelihara secara berkelimpahan secara jasmani dan rohani. Kepuasan rohani karena kita sudah memiliki kepuasan dari Tuhan. Yang mustahil menjadi tidak mustahil, menyelesaikan masalah sehingga menjadi enak ringan dan bahagia.Tangan Tuhan yang mampu membuka dan ada jalan menyelesaikan masalah.
  3.   Tangan kasih Tuhanlah yang mengubahkan kita dari manusia menjadi manusia rohani 2 Korintus 3:18: ” Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita yang berubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar ...... Roh kemuliaan Tuhan yang mengubah kita sama seperti Yesus dan saat kedatangan Tuhan keduakali kita akan masuk ke kota Yerusalem Baru menjadi Mempelai Wanita Tuhan yang bersanding di takhtaNya. Kalau kita diijinkan sengsara karena ibadah pelayanan kita hanya tersungkur dan kita akan ditinggikan pada waktunya. Kita jujur ​​saja dalam ibadah pelayanan kita, berseru pada Tuhan pasti tangan Anugerah KasihNya menolong kita.

Amin Tuhan memberkati